| Angina Pektoris |
|
|
|
| Section Penyakit - Artikel Seputar Penyakit | |||
| Rabu, 27 Agustus 2008 13:58 | |||
|
Angina Pektoris
Definisi Angina pektoris merupakan istilah medis untuk sakit atau ketidaknyamanan
pada dada karena penyakit jantung koroner. Angina pektoris merupakan gejala
dari kondisi iskemia miokardial yang mana terjadi ketika otot jantung (miokardium)
tidak mendapatkan cukup oksigen yang diperlukan. Hal tersebut biasanya terjadi
karena satu atau lebih arteri jantung menyempit atau tersumbat (American Heart Association, 2007). Penyebab Nyeri pada dada bagian kiri yang terjadi ketika aliran darah tidak memadai untuk memasok oksigen yang
dibutuhkan jantung atau adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan oksigen
jantung dengan jumlah oksigen yang dipasok ke jantung (iskemia) yang disebabkan: 1. aterosklerosis, trombosis, atau embolisme. 2. Kontraksi otot polos arteri koroner secara tiba-tiba. 3. Penyakit-penyakit yang dapat meningkatkan kebutuhan oksigen secara tidak
normal, antara lain hipertiroidisme, hipertensi, maupun kelainan pada katup
jantung, 4. Penyakit yang berhubungan dengan pengangkutan oksigen oleh darah, seperti
anemia berat, methemoglobinemia, dan karboksihemoglobinemia. 5. Gaya hidup yang tidak baik seperti
merokok, alkohol, dll Gejala Gejala-gejala dari
angina pektoris dapat berupa: -
Nyeri dada, berupa rasa
sesak seperti terhimpit, rasa terbakar atau rasa tertekan pada daerah dada.
Intensitas nyeri meningkat secara bertahap kemudian berangsur-angsur hilang
kembali. Serangan terjadi selama 30 detik sampai 30 menit. -
Rasa nyeri berawal dari
tulang dada, kemudian menyebar ke pundak, leher, rahang, lengan, dan punggung. Umumnya nyeri hanya dirasakan pada bahu dan lengan kiri,
jarang terjadi pada lengan kanan. -
Selain rasa nyeri,
gejala lainnya dapat berupa berkeringat dingin, sukar bernafas, nyeri ulu hati,
pusing dan mual. Nyeri angina terutama terjadi
bila penderita: -
Sedang berolahraga atau
melakukan pekerjaan berat -
Berada dalam keadaan
tekanan emosional tinggi, misalnya marah, gembira, frustasi dan gelisah -
Berada di lingkungan
yang sangat dingin -
Makan terlalu banyak -
Angina pada keadaan
tertentu dapat terjadi saat penderita sedang beristirahat maupun saat tertidur. Tidak semua nyeri dada disebabkan oleh penyakit iskemia jantung. Beberapa
kondisi lain dapat menimbulkan nyeri dada yang mirip dengan gejala angina,
misalnya kelainan pada sistem pencernaan, costochondritis,
cemas, panik, hiperventilasi, dan kelainan jantung lainnya (pericarditis, mitral valve prolapse,
supraventricular tachycardia, atrial fibrillation). Oleh karena itu,
diperlukan diagnosis yang tepat untuk mengetahui penyabab nyeri dada.
|
|||
| LAST_UPDATED2 |
| Konten Berhubungan | |